Kamis, 04 April 2013

Sekedar Bertahan Hidup

Orang-orang yang luar biasa bertahan
dalam situasi yang sangat sulit, dan
mereka menjadi semakin luar biasa
karena itu" - Robertson Davies
Dear Mahyuliansyah,
Hidup ini terlalu berharga, jika Anda
hanya menjalani 'gaya hidup bertahan
saja' dalam jangka waktu lama.

Jangan Menyalahkan Orang Lain

Dear Mahyuliansyah,
Memang paling mudah menyalahkan orang
lain atau situasi jika terjadi
sesuatu masalah. Padahal menurut
penelitian yang dimuat di Harvard
Business Review, bermain dalam
permainan menyalahkan tidak akan
pernah berhasil.

Masa depan adalah milik siapa yang percaya pada keindahan mimpi mereka"



Dear Mahyuliansyah,
Mimpi bukanlah milik orang-orang
besar saja atau orang-orang yang Anda
anggap sudah ditakdirkan sukses.
Mimpi bisa diraih siapa saja. Dimulai
dari terwujudnya sebuah mimpi kecil.
Anda pun menjadi percaya, mimpi besar
pun dapat Anda raih. Semuanya dimulai
dari keberanian bermimpi dan
mempercayai mimpi.

Jumat, 24 Agustus 2012

Memilih Karbohidrat

Congratulation mahyuliansyah, akhirnya mahyuliansyah mencapai akhir dari Panduan Diet ini. Pada hari ini saya akan menjelaskan satu hal penting. Kenapa saya selalu menyarankan beras merah? Oatmeal? daripada Kentang atau Nasi putih biasa? Kenapa saya menyarankan buah yang ini boleh dan buah yang itu tidak boleh? Saya langsung to the point saja mengenai aturan karbohidrat yang boleh dan tidak boleh. Coba mahyuliansyah buka web ini: http://duniafitnes.com/tabel-nutrisi Lihat kolom di sebelah kanan sendiri, GLYCEMIC INDEX. Index ini adalah index yang menunjukkan kecepatan penyerapan karbohidrat oleh tubuh kita. Semakin tinggi angkanya berarti semakin cepat diserap. Dan yang terbaik untuk diet adalah yang memiliki index di bawah 55. Coba bandingkan beras putih dengan beras merah. Berat putih memiliki index 64 sedangkan beras merah memiliki index 50. Semakin cepat diserap tubuh, berarti kalori tinggi masuk ke tubuh dalam waktu yang bersamaan, sedangkan tubuh memproses kalori tersebut secara perlahan-lahan. Akibatnya? Kalori yang berlebihan akan disimpan menjadi lemak. Sedangkan pada giliran tubuh butuh kalori itu lagi, kalorinya sudah tidak ada (sudah menjadi lemak), dan mahyuliansyah menjadi gampang lapar lagi. Apakah yang membedakan index rendah dan tinggi tersebut? Sebenarnya sangat sederhana. Yang membedakan index rendah dan tinggi tersebut hanyalah kandungan seratnya. Semakin berserat makanan itu, semakin rendah indexnya dan semakin lama tubuh kita mencernanya. Contoh lain yang sederhana, kita makan apel 1 biji vs minum juice apel 1 biji. Manakah yang lebih cepat lapar? Tentu juice akan membuat mahyuliansyah cepat lapar karena kadar seratnya sudah dihancurkan oleh blender ketika juice diproses. Jadi dalam pemilihan karbohidrat, gunakan patokan dari web saya tadi, pilih karbohidrat dengan index dibawah 55 kalau Anda ingin menurunkan berat badan. Semoga semua Panduan Diet yang saya tulis dan kirimkan kepada mahyuliansyah ini dapat benar-benar membantu mahyuliansyah dalam mencapai berat badan yang ideal. Apabila mahyuliansyah ada pertanyaan yang belum terjawab, cobalah mencari informasinya di website saya terlebih dahulu, http://duniafitnes.com/. Saya akan berusaha mengupdate website saya dengan informasi terlengkap mengenai diet, pola makan, dan suplementasi. Dan kalau (!firstname} mempunyai pertanyaan atau saran yang belum ada jawabannya, jangan ragu-ragu untuk mengirimkan email ke saya. Sebagai permintaan dari saya yang terakhir, apabila mahyuliansyah tahu ada teman, rekan kerja, saudara atau siapapun juga yang mengalami masalah berat badan, beritahukanlah Panduan Diet ini kepada mereka. Ajaklah mereka bergabung di Panduan Diet saya ini melalui website: http://www.panduandiet.com/ Apabila mahyuliansyah merasa cocok menggunakan Ultra Ripped dan ingin menggunakannya sekali lagi untuk menurunkan kilo terakhir dari lemak mahyuliansyah, maka mahyuliansyah tetapi bisa memesannya melalui website saya tersebut. Enjoy your NEW LIFE and Thank you!

Kamis, 23 Agustus 2012

Kisah Tukang Kayu

Dear Mahyuliansyah, Seorang tukang bangunan yang sudah tua berniat untuk pensiun dari profesi yang sudah ia geluti selama puluhan tahun. Ia ingin menikmati masa tua bersama istri dan anak cucunya. Ia tahu ia akan kehilangan penghasilan rutinnya namun bagaimanapun tubuh tuanya butuh istirahat. Ia pun menyampaikan rencana tersebut kepada mandornya. Sang Mandor merasa sedih, sebab ia akan kehilangan salah satu tukang kayu terbaiknya, ahli bangunan yang handal yang ia miliki dalam timnya. Namun ia juga tidak bisa memaksa. Sebagai permintaan terakhir sebelum tukang kayu tua ini berhenti, sang mandor memintanya untuk sekali lagi membangun sebuah rumah untuk terakhir kalinya. Dengan berat hati si tukang kayu menyanggupi namun ia berkata karena ia sudah berniat untuk pensiun maka ia akan mengerjakannya tidak dengan segenap hati. Sang mandor hanya tersenyum dan berkata, "Kerjakanlah dengan yang terbaik yang kamu bisa. Kamu bebas membangun dengan semua bahan terbaik yang ada." Tukang kayu lalu memulai pekerjaan terakhirnya. Ia begitu malas-malasan. Ia asal-asalan membuat rangka bangunan, ia malas mencari, maka ia gunakan bahan-bahan berkualitas rendah. Sayang sekali, ia memilih cara yang buruk untuk mengakhiri karirnya. Saat rumah itu selesai. Sang mandor datang untuk memeriksa. Saat sang mandor memegang daun pintu depan, ia berbalik dan berkata, "Ini adalah rumahmu, hadiah dariku untukmu!" Betapa terkejutnya si tukang kayu. Ia sangat menyesal. Kalau saja sejak awal ia tahu bahwa ia sedang membangun rumahnya, ia akan mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Sekarang akibatnya, ia harus tinggal di rumah yang ia bangun dengan asal-asalan. Inilah refleksi hidup kita! Pikirkanlah kisah si tukang kayu ini. Anggaplah rumah itu sama dengan kehidupan Anda. Setiap kali Anda memalu paku, memasang rangka, memasang keramik, lakukanlah dengan segenap hati dan bijaksana. Sebab kehidupanmu saat ini adalah akibat dari pilihanmu di masa lalu. Masa depanmu adalalah hasil dari keputusanmu saat ini. //////////////////////////////////////// Mahyuliansyah Tolong sebarkan: www.AnneAhiraNewsletter.com pada teman-teman yang lain. Saya yakin mereka akan sangat berterima kasih pada Mahyuliansyah,